webmail  
fmipa fti ftsp ftk ftif pasca sarjana pens ppns










Orang baik adalah orang yang bermanfaat bagi orang lain dan baik karakternya
Api Nyala Lagi, Abinara-1 Tempati Posisi ke-8
12 Juli 2017 11:03:27
Kontes Robot Pemadam Api Berkaki (KRPAI) 2017 berakhir Minggu (9/7). Meski sempat memimpin klasemen, robot milik ITS Abinara-1 harus berlapang dada mengakui keunggulan lawannya dan terhenti di urutan ke delapan dalam klasemen.
Bandung, ITS Online - Saat sesi dua berlangsung, Abinara-1 harus terhenti di detik ke 24,1 setelah robot berkaki empat tersebut menabrak monster yang ada di arena. Akibatnya, Abinara-1 memperoleh poin 600 karena dinyatakan gagal melakukan misi untuk mematikan api.

Ketua tim Abinara-1 Fadlila Rizki Saputra menjelaskan bahwa hal tersebut terjadi karena algoritma pemrograman yang disusun timnya kurang sempurna. Alhasil, satu kesalahan kecil saja bisa berdampak besar pada performa Abinara-1. "Selain itu, cahaya lampu halogen di arena perlombaan cukup mempengaruhi kinerja robot," jelas Fadlila.

Sementara itu, sesi tiga berjalan lebih seru dari sesi-sesi sebelumnya. Abinara-1 yang memang unggul dengan kecepatannya langsung menuju ruang tiga dimana titik api berada. Hal ini tidak seperti lawannya sebelumnya yang masih berputar ke ruang lain terlebih dahulu untuk mencari titik api.

Setelah beberapa detik berputar di ruang tiga, Abinara-1 sebenarnya telah mampu mendeteksi titik api pada detik ke 39,7 dan langsung menyemprotkan air untuk memadamkannya. Api pun padam dan juri telah mengangkat bendera tanda Abinara-1 berhasil melakukan misi pemadaman. Sayangnya, api ternyata belum padam sempurna dan kembali menyala sehingga juri membatalkan keputusannya.

Saat api menyala, Abinara-1 kembali mendeteksi titik api dan berusaha memadamkannya lagi. Namun, ternyata air milik Abinara-1 sudah habis. "Panitia sudah menetapkan peraturan bahwa air yang boleh dibawa oleh robot hanya 50 ml sehingga itu langsung habis saat pertama kali Abinara-1 berusaha mematikan api," tutur Fadlila. 

Hingga batas waktu berakhir, Abinara-1 tidak berhasil melakukan pemadaman api dan kembali ke tempatnya semula. Dengan begitu, Abinara-1 dinyatakn gagal melakukan misi dan terhenti di urutan ke delapan dalam klasemen KRPAI 2017. (ayi/hil)
Kirim komentar Anda:
Jumlah komentar: 0 (Lihat komentar)

Nama :
Email :
Tanggapan :
Masukkan kode di atas (Not Case Sensitive)   :