webmail  
fmipa fti ftsp ftk ftif pasca sarjana pens ppns










Orang baik adalah orang yang bermanfaat bagi orang lain dan baik karakternya
Wonderfull Ploso, Kampung Kota Berkelanjutan Karya ITS
12 Juli 2017 11:10:43
Pertambahan penduduk di perkotaan menjadi salah satu permasalahan yang dihadapi semua kota di Indonesia, termasuk Surabaya. Hal ini menyebabkan wajah kampung yang ada di perkotaan semakin terkikis. Prihatin dengan keadaan tersebut, lima mahasiswa ITS meluncurkan ide mengenai kampung kota berkelanjutan yang diberi nama Wonderfull Ploso.
Kampus ITS, ITS Online - Dengan mengubah wajah kampung kota di  Gang Ploso VII, Kelurahan Ploso, Kecamatan Tambaksari, Surabaya menjadi kampung kota berkelanjutan, lima mahasiswa Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota mendapatkan pendanaan untuk  PKM Pengabdian Masyarakat. Mereka adalah Prima Tama Setyasa, Dian Nur Afalia, Erisa Nur Agmelina, Syamsurizal, Dwiky Satrio Septawicaksono. 

Prima Tama Setyasa, Ketua PKM, menjelaskan alasan timnya memilih kampung Ploso karena tempat tersebut memiliki permasalahan cukup serius pada aspek permukiman, padahal Gang Ploso VII memiliki sejumlah potensi lokal yang khas. 

"Potensi lokal yang tim kami soroti ialah potensi ekonomi karena 55 persen warga bergerak di bidang perdagangan dan jasa," ujar pria yang akrab disapa Prima tersebut. 

Prima menjelaskan, awal pembuatan branding kampung menggunakan konsep One Home One Product, dimana setiap rumah diharuskan menghasilkan satu produk lokal khas untuk dipasarkan. Namun, ketika proses diskusi dengan masyarkat terjadi perubahan konsep menjadi One Village One Product. 

"Konsepnya adalah satu gang Ploso akan menghasilkan satu produk khas lokal yang sama untuk di pasarkan," ujar mahasiswa angkatan 2014 tersebut.

Salah satu produk lokal yang berhasil dipasarkan ialah Ploso Cookies, kue kering rumahan dengan varian rasa berbeda. Kue kering ini menjadi produk bersama milik gang Ploso yang tenar selama lebaran lalu. 

Dalam pemasarannya, Prima dan timnya mendampingi masyakat untuk menjual produk tersebut secara langsung dan online. "Kami berusaha memberikan edukasi pada masyarakat untuk memasarkan produk via online seperti tokopedia, OLX dan media sosial lainnya," tutur pria asal Sidoarjo tersebut.

Selain itu, untuk memperbaiki kualitas lingkungan permukiman, Prima dan tim juga melakukan perbaikan lingkungan bersama warga, pembentukan landmark kampung dan kolorisasi serta penghijauan. "Konsep penghijauan untuk kampung berasal dari ide warga sendiri melalui Forum Group Discussion dan Social Mapping," ucap Prima. 

Untuk menunjang keberlanjutan kampung, program lainnya yang dilakukan oleh Prima dan timnya berupa Ploso map, Ploso On Air, dan paguyuban ploso. Ploso map adalah visualisasi denah banding masyakat. 

Sedangkan Ploso On Air merupakah kegiatan mempublikasikan Wonderfull Ploso ke masyarakat umum lainnya. Dan terakhir adalah paguyuban ploso, paguyuban ini bertujuan untuk membentuk kader keberlanjutan. "Kami pun menggandeng pemerintah Kecamatan Tambaksari untuk menunjang kegiatan yang ada di Gang Ploso," tutupnya. (jel/hil)
Kirim komentar Anda:
Jumlah komentar: 0 (Lihat komentar)

Nama :
Email :
Tanggapan :
Masukkan kode di atas (Not Case Sensitive)   :