webmail  
fmipa fti ftsp ftk ftif pasca sarjana pens ppns










Orang baik adalah orang yang bermanfaat bagi orang lain dan baik karakternya
Bodi Mobil Kecil dan Ringan Jadi Rahasia Tim Sapu Angin ITS Raih Juara Asia
08 Maret 2016 15:54:01
<strong>Surabaya - Tim Sapu Angin Institut Teknologi 10 November (ITS) Surabaya telah bekerja keras membuat mobil agar meraih hasil maksimal di Shell Eco-
Marathon (SEM) Asia 2016 di Filipina. Hasil kerja keras mereka pun terbayarkan. Bodi mobil yang ringan adalah rahasia mengapa mobil sapu
angin bisa melaju jauh hingga menjadi juara.
http://news.detik.com/jawatimur/3160646/bodi-mobil-kecil-dan-ringan-jadi-rahasia-tim-sapu-angin-its-raih-juara-asia -

''Bentuk mobil yang sekarang yakni Sapu Angin 11 berbeda bila dibanding mobil tahun lalu, khususnya pada bodi dan sasis. Yang sama
hanya mesin saja,'' ujar Ketua tim sapu angin ITS Rizkiardi Wilis Prakoso kepada wartawan di ITS, Selasa (8/3/2016).

Wilis mengatakan, bentuk mobil yang sekarang relatif lebih kecil dibanding mobil tahun lalu. Tim telah membentuk mobil dengan
memperkecil frontal area atau area depan sehingga secara keseluruhan aerodinamika mobil lebih bisa mengurangi gesekan dengan angin. Sasis
pun secara otomatis ikut mengecil menyesuaikan dengan bodi mobil yang baru.

Dan diterangkan Wilis, tidak hanya kecilnya bodi mobil saja yang menjadikan mobil sapu angin menjadi juara, tetapi cara memperlakukan
bahan untuk bodi mobil juga mempunyai peran penting. Wilis menerangkan, bodi mobil dibuat dari bahan fiber karbon, bahan yang
sama untuk membuat bodi mobil tahun lalu.

Jika fiber karbon untuk mobil tahun lalu dibuat dengan teknik hand lay up, maka untuk tahun ini tekniknya menggunakan infusion atau vacuum.
Teknik ini terbukti membuat bodi mobil menjadi lebih ringan hingga separuhnya.

''Bodi mobil sebelumnya mempunyai berat 15 kg, mobil yang sekarang beratnya hanya 7-8 kg,'' tambah Wilis.

Mobil inilah yang pada Juli nanti akan mengikuti kejuaraan dunia di London. Dari ajang SEM di Filipina, Wilis mendapat masukan bahwa
masalah yang perlu dibenahi adalah pada sistem pengereman. Pengereman sangat diperlukan karena mobil harus mampu berhenti pada
kecepatan 0 km per jam saat melaju dari kecepatan 60 km per jam pada jarak 20 meter.

''Kami terus melakukan evaluasi,'' tandas Wilis.
(fat/iwd)

 

Sumber : http://news.detik.com/jawatimur/3160646/bodi-mobil-kecil-dan-ringan-jadi-rahasia-tim-sapu-angin-its-raih-juara-asia
Kirim komentar Anda:
Jumlah komentar: 0 (Lihat komentar)

Nama :
Email :
Tanggapan :
Masukkan kode di atas (Not Case Sensitive)   :