webmail  
fmipa fti ftsp ftk ftif pasca sarjana pens ppns










It is not how much money you make that ultimately makes you happy. It is whether or not your work fulfills you (anonymous)
Peta Emas Akhiri Gerigi 2011
18 September 2011 14:17:00
Membuat peta Indonesia di atas kertas pasti sudah biasa dikerjakan oleh mahasiswa. Tetapi, bagaimana jika membuat peta di atas kain berukuran 8 x 10 meter. Apalagi berwarna emas. Mungkin menjadi kali pertama yang dilakukan oleh mahasiswa ITS.
Taman Alumni, ITS Online - Kenyataannya, hal tersebut bukanlah sesuatu yang mustahil. Yang menarik, peta tersebut dibuat oleh 4600 mahasiswa baru (maba) ITS 2011 pada Sabtu (18/9). Sebenarnya, peta emas tersebut merupakan bagian dari rangkaian acara Gerigi ITS 2011 yang telah memasuki hari terakhir. "Ini merupakan bentuk simulasi total (Simtot) atas materi yang telah diberikan selama Gerigi," terang M Rizal Syah Karim, Ketua Panitia Gerigi ITS 2011.

Ribuan koin nominal 500-an tersebut berasal dari peserta Gerigi. Masing-masing berkewajiban membawa delapan buah koin. Selain itu, panitia juga berkontribusi dengan membawa empat buah koin per mahasiswa. Hasilnya, koin yang terkumpul mencapai lebih dari 32000 koin.

Membuat peta Indonesia yang demikian ternyata tidak mudah. Ribuan maba yang terbagi dalam sepuluh teritori tersebut masih harus dibagi dalam tiga tim. Tim pertama bertugas membawa kerangka peta ke tengah lapangan. Selain itu, mereka juga berkewajiban merangkai kerangka tersebut agar kokoh menahan beban koin.

Sedangkan tim kedua bertugas menggambar peta di atas kain selebar 8 x 10 meter. Sisanya, bertugas mencari koin-koin yang tersebar di area ITS melalui petunjuk yang diberikan. Selanjutnya, mereka juga harus memasang double tape di atas koin-koin tersebut.

Tak butuh waktu lama, bagi para maba untuk menyusun koin-koin tersebut di atas kain. Masalah terjadi ketika hendak menyatukan peta bergambar kepulauan Indonesia tersebut ke atas kerangka. Berkat koordinasi dan kepercayaan, akhirnya peta bertuliskan Indonesia dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya tersebut dapat terpasang apik di tempatnya.

Rizal, selaku Ketua Panitia menyampaikan jika Simtot ini mmengacu pada tag line Gerigi yaitu mewujudkan Indonesia Emas. Menurutnya ada tiga nilai utama yang terkandung dalam simtot ini. "Nasionalisme, Demokratis dan Cinta ITS," terang mahasiswa Teknik Informatika ITS ini.

Sebenarnya, pihak panitia sendiri berencana mencatatkan pembuatan peta emas ini dalam Museum Rekor Indonesia (Muri). Sayangnya, rencana tersebut tidak dapat diwujudkan. "Kami sudah menghubungi Muri sejak 2 minggu lalu, sayangnya tidak ada tanggapan," lanjut Rizal.

Berkaitan dengan kelanjutan koin-koin tersebut,Rizal menyampaikan jika koin akan dikembalikan kepada peserta Gerigi. Tentunya dalam bentuk yang berbeda. "Uang tersebut akan digunakan sebagai dana KPP mereka. Untuk jenis acaranya tergantung keputusan mereka," katanya

Usai pembuatan peta, dilakukan upacara penutupan Gerigi ITS 2011 oleh Presiden BEM ITS, Dalu Nuzul Kirom. Dalam kesempatan tersebut, juga dilakukan pelantikan kepada Organizing Comitte (OC) yang merupakan peserta Gerigi 2010 menjadi GIGA I. "Tugas angkatan 2010 di rangkaian kegiatan Gerigi telah usai. Sekarang, giliran 2011 menlanjutkan tugas tersebut," ungkap Dalu dalam usai mengukuhkan GIGA I. (ran/yud)
Kirim komentar Anda:
Jumlah komentar: 8 (Lihat komentar)

Nama :
Email :
Tanggapan :
Masukkan kode di atas (Not Case Sensitive)   :